Keajaiban Properti

Properti merupakan kunci kombinasi untuk mendapatkan pengakuan perbankan, asuransi, media massa, dan kepercayaan masyarakat. Selain itu, properti merupakan investasi terbaik dan teraman. Keuntungan yang di dapatkan dalam bisnis properti meliputi cashflow, capital gain, dan collateral. Tentu hal yang dibicarakan dalam hal ini adalah properti produktif yang merupakan aset, BUKAN properti konsumtif yang merupakan labilitas.

Terdapat Tujuh alasan untuk menyukai properti :

  1. Allah tidak menciptakan bumi yang Kedua. Dan Allah hanya sekali menciptakan tanah (properti).
  2. Harga properti cenderung Naik Berkali-Kali dan tidak fluktuatif. Hal ini yang menjadikan properti sebagai investasi terbaik dan teraman.
  3. Apapun Bisnisnya, Properti Pelindungnya. Bisnis bagaikan perang, properti bagaikan benteng. Akan mengerikan jika maju ke medan perang namun tidak memiliki benteng.
  4. Sahabat Nabi kaya-raya melalui properti. Sebagian orang-orang kaya di dunia, juga karena kaya melalui properti.
  5. Properti bisa dibeli dengan Uang Orang Lain.
  6. Properti Tidak Hilang meskipun ditinggal kemana-mana , asalkan jelas atas surat kepemilikannya.
  7. Properti memiliki 3 keuntungan yaitu 3C yang terdiri dari Cashflow, Capital Gain, dan Collateral. Bagaimanapun, properti merupakan laverage terbesar. Properti juga merupakan kunci kombinasi terhadap alat laverage lain.

Sebagian besar orang kaya di dunia dari dulu hingga sekarang juga karena properti. Hal tersebut dikarenakan Sang Pencipta tidak menghadirkan bumi yang kedua, sehingga ketersediaannya semakin terbatas dan harganya menjadi semakin mahal.

Baca Juga  Keuntungan Investasi Property Syariah dan Perumahan Syariah

Dari sekian banyak informasi yang dipelajari, kegagalan properti lebih disebabkan karena mark-up harga dengan keserakahan, menghilangkan aspek prudent (kehati-hatian) dalam aplikasi kredit perbankan, dan juga semangat berhutang yang melampaui batas. Jika sudah seperti itu, bisnis terbaik sekalipun akan remuk dan ambruk.

Selain itu, kegagalan properti bisa saja terjadi disebabkan penggunaan sistem ribawi yang diterapkan secara meluas sebagai motor perekonomian. Lambat-laun kebrobokan sistem ribawi ini pasti akan terungkap dan tersingkap. Aristoteles sudah sejak lama mengingatkan sistem ribawi akan menghancurkan sebuah negara, dan akhirnya kini sudah terbukti. Ayat-ayat dalam kitab suci agama Islam, Kristen, dan Yahudi telah lama mengingatkan pada kita untuk meninggalkan riba dan kembali kepada hukum Sang Pencipta (Syariah). Allah, Sang Pencipta yang menjaga alam semesta dari kehancuran, pastilah Dia juga menjaga kita dari kehancuran jika kita menggunakan nilai-nilai dan tuntunan-tuntunan Nya.

Jika dalam makanan saja Allah mengatur dan menetapkan hukum haram dan halalnya, apalagi sumber makanan yaitu ekonomi.

Oleh sebab itu, kami ingin kembali pada dasar-dasar properti yang merupakan rezeki Allah di muka bumi untuk dijaga dan dilestarikan. Apabila bisnis properti dengan segala variannya diolah menggunakan ilmu Allah, niscaya Allah akan menggerakkannya menuju keselamatan dan kejayaan. Sebagai oarang beriman, kita pun harus semestinya yakin, tidak boleh ragu.

Baca Juga  Tips Memilih Rumah

Kesempatan tidak datang 2 kali

Segera miliki hunian Syariah tanpa Riba di Perumahan Islami Grand Syafa Madina sekarang juga, sebelum kehabisan!

Ambil Segera

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *