Rumah Sehat Indah Menawan

Rumah merupakan tempat untuk berlindung, tidak hanya bagus dan enak di pandang mata, tapi sebuah rumah harus bisa membuat kita nyaman dan betah berada di dalamnya. Terbayang ketika penat melanda saat kita bekerja, pasti harapannya bisa kembali ke rumah bertemu dengan orang-orang terkasih.

Rumah juga akan terasa nyaman jika bersih terawat, tentu hal ini akan membuat penghuninya selalu sehat. Berikut akan kami berikan tips untuk menjaga Rumah agar selalu sehat untuk keluarga tercinta :

1. Terbuat dari bahan yang aman

Rumah tidak terbuat dari bahan yang melepaskan zat-zat berbahaya bagi kesehatan tubuh manusia. Rumah bisa dikategorikan sehat jika mengandung timah hitam tidak lebih dari 300 mg/kg, debu total tidak lebih dari 150 µgm3, dan asbes bebas tidak melebihi 0,5 fiber/m3/4 jam. 

Contoh bahan bangunan yang berbahaya adalah penggunaan asbes sebagai atap ataupun plafon. Semua bahan bangunan yang menggunakan material PVC juga bisa menghasilkan gas yang bisa memicu berbagai penyakit, termasuk kanker. Beberapa cat sintetik dan thinner juga berbahaya untuk kesehatan rumah. Penggunaan material yang nggak bijaksana bisa menjauhkan hunianmu dari kategori rumah sehat. Jadi, pastikan kita telah mengenal dengan baik bahan bangunan yang akan dipakai sebelum menggunakannya pada rumah agar menjadikan hunian selalu sehat.

2. Pencahayaan yang cukup

Pastikan cahaya bisa masuk ke dalam rumah kita, apabila kurang terpapar cahaya menyebabkan gangguan konsentrasi. Di pagi dan siang hari sinar matahari harus dapat masuk ke kamar tidur. Ini akan membantu kita bangun pagi dan membantu melancarkan kinerja otak serta metabolisme tubuh. Selain itu juga pencahayaan alami bisa mengurangi kelembaban berlebihan dan membunuh bakteri. Beraktivitas seperti bekerja dan membaca dengan cahaya yang kurang juga akan berdampak pada kesehatan matamu.

Selain cahaya alimi di siang hari, pilihlah lampu dengan penerangan yang baik untuk malam hari agar mata tetap sehat. Terpapar terlalu banyak cahaya ketika tidur juga tidak baik untuk kesehatan karena akan mengganggu istirahat kita, untuk itu aturlah pencahayaan alami secukupnya sesuai dengan kebutuhan ruang.

3. Mempunyai sirkulasi cahaya dan ventilasi

Ketika kita bernafas, tidak hanya oksigen saja yang bisa kita hirup, tetapi berbagai partikel dan juga zat yang mungkin mengkontaminasi udara. Inilah alasan bahwa rumah harus memiliki sistem pengudaraan yang baik. Hunian yang termasuk rumah sehat boleh memiliki AC, tapi sirkulasi udara alami lebih baik. Untuk menghindari sinar matahari masuk secara langsung, bisa kita gunakan tirai atau gorden.

Rancanglah rumah dengan jumlah bukaan dan ventilasi yang sesuai dengan kebutuhan. Pastikan juga ventilasi di rumah sehat bersifat cross ventilation, sehingga udara di dalam ruangan bisa beregenerasi dengan udara yang ada di luar. Luas total ventilasi ideal setidaknya 10 persen dari total luas lantai pada masing-masing ruangan. Baik kamar tidur, ruang keluarga, dapur, ruang keluarga, kamar tidur, bahkan gudang harus memiliki ventilasi.

Baca Juga  Tips Agar Rumah Selalu Bersih
4. Atur limbah rumah tangga dengan baik.

Pastikan rumah kita memiliki pengolahan sampah dan limbah yang baik. Pengaturan sampah dan limbah rumah tangga lainnya yang tidak baik dan benar bisa menyebabkan sumber berbagai bakteri serta dapat menimbulkan masalah bagi kesehatan.

Bisa dimulai dengan menggunakan septic tank yang sesuai standar dan sesuai dengan kebutuhan sehingga tidak mencemari tanah dan air yang terkandung di dalamnya. Lakukan pemisahan terhadap sampah-sampah organik dan anorganik, tempat sampah ini juga harus selalu tertutup dan di kosongkan secara berkala.

5. Sistem saluran air bersih

Pastikan bahwa saluran air dalam rumah sudah memadai. Saluran air yang memadai dan mengalir lancar membuat Anda dan keluarga lebih sehat, apalagi jika saluran air rutin dibersihkan.

Berdasarkan hasil riset kebanyakan air ledeng sudah mengandung krolin. Namun, tidak perlu kwatir karena klorin sebenarnya baik untuk membunuh jamur dan parasit lainnya. Hanya saja penggunaan berlebih dapat mengakibatkan hal yang tidak baik bahkan mengundang berkembangnya sel kanker. Untuk mewujudkan rumah sehat, pastikan saluran air bersih yang ada di rumah kita sudah dilengkapi sistem penyaringan yang baik.

Apabila air akan dikonsumsi, tambahkan penyaring air dengan karbon aktif untuk membunuh semua zat-zat yang bersifat racun. Sistem penyaringan air yang baik ini akan membantu menjaga kesehatan di rumah.

6.  Membuat taman di halaman belakang atau di depan rumah

Manfaatkan sisa tanah di halaman depan atau di halaman belakang rumah untuk membuat taman. Selain untuk menambah keindahan rumah, kehadiran taman juga akan membantu mengontrol sirkulasi udara, temperatur, hingga kelembaban udara. Tidak hanya secara fisik, taman juga bisa memberikan efek relaksasi dan penghilang stress yang baik untuk kesehatan mental dan psikologis.

Bagi yang tidak memiliki sisa tanah, bisa menghadirkan sebuah taman gantung atau taman vertikal sebagai alternatif pada rumah sehat. Jika kedua hal itu tidak memungkinkan, usahakan menambahkan sedikit elemen vegetasi pada ruang yang ada di dalam rumah. Beberapa vegetasi bisa dipilih, untuk menjadikan rumah jadi lebih sehat. Seperti memanfaatkan lavender untuk mengusir nyamuk, atau menggunakan sansevieria yang bisa menyerap radiasi dari perangkat elektronik. Tanaman bambu juga terkenal bisa menyerap karbon dioksida 4x lebih banyak dari tanaman pada umumnya, sehingga bisa membantu membuat udara di sekitar rumah agar lebih segar dan sehat.

Baca Juga  Ciri Perumahan Ramah Lingkungan
7. Tidak ada genangan air

Perhatikan agar tidak ada air jernih yang tak mengalir di halaman kita. Karena genangan air dapat mengakibatkan sarang nyamuk demam berdarah dan malaria. Kita juga dapat memelihara ikan dalam kolam, agar membantu membasmi jentik-jentik nyamuk, karena ikan akan memakan larva atau telur nyamuk di air jernih. Ganti air dalam pot atau jambangan berisi tanaman air secara berkala.

8. Memelihara hewan, tetapi berilah perawatan yang baik

Mungkin ada yang bertanya-tanya, Mengapa kami menyarankan agar memiliki hewan peliharaan dan apa hubungannya dengan menjadikan hunian menjadi rumah sehat?

Sebuah studi dari “Clinical and Experimental Pharmacology & Physiology” menyatakan bahwa memiliki hewan peliharaan bisa memberikan banyak manfaat kesehatan yang positif, termasuk memperbaiki mood dan juga tingkat emosi. Hal ini juga mengontrol tekanan darah dan juga mengurangi resiko penyakit kardiovaskular. Namun, jika tidak dapat merawat hewan peliharaan dengan baik, maka akan menimbulkan masalah kesehatan pada hewan peliharaan dan juga pemiliknya. Selain merawatnya dengan baik, pastikan rumah memiliki ruang atau area khusus untuk hewan peliharaan sehingga hewan peliharaan tidak berkeliaran di area privat seperti kamar tidur dan sebagainya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *